PROBLEMATIKA
NILAI-NILAI LOKAL TERGERUS OLEH UNIFORMITAS DAN GOLBALISASI
SENTRALISASI DAN AKUMULASI “3K” (KEKUASAAN, KEKUATAN, KEUANGAN) BERADA DI JAKARTA (NASIONAL) DAN DI MAKASAR (KTI)
KETERGANTUNGAN KTI PADA KBI DAN DAERAH DI KTI PADA MAKASAR
KETERGANTUNGAN DAN KEMANDIRIAN DALAM PENANGGULANGAN PERSOALAN SOSIAL, NGO/CSO KEPADA LEMBAGA DONOR DAN ATAU PEMERINTAH ; DAN PEMERINTAH KEPADA NEGARA DONOR)
INFERIOR KOMPLEKS VS SUPERIOR KOMPLEKS ?
BAGAIMAN MEMBANGUN KEMANDIRIAN
YANG
BERMARTABAT ?
BAGAIMANA MEMBANGUN KESALINGBERGANTUNGAN
YANG
SINERGIK?
MENGGAGAS
DAN MENGIMPLEMENTASIKAN
GERBANG
(GERAKAN PENGEMBANGAN)
“PRABAWA PASAK”
(PRAKARSA BERBASIS WARGANEGARA- PENGGALANGAN SUMBERDAYA LOKAL)
POTENSI & PROBLEM
- Kearifan lokal
- Mutual Support (ke-saling mendukung),
- Resources Pool (pengepulan sumberdaya),
- Resources Management (Pengelolaan Sumberdaya) dan
- Surplus Management for The Next Generation (pengelolaan surplus untuk generasi mendatang) ,
Nilai – nilai kemanusiaan UNIVERSAL
- Adil
- Ikhlas
- Setiakawan
- Toleran
- Jujur
Penanggulangan Persoalan Sosial di Indonesia/KTI
- Berdampak Positif, tapi masih jauh dari harapan
- Peningkatan NGO/CSO secara kuantitas tidak sebanding dengan kualitas, dalam artian belum mampu lepas dari ketergantungan pada lembaga dana dan memiliki pendanaan yang berkesinambungan
- Pemerintah nyaris bangkrut, sehingga konsentrasi lebih ditingkatkan pada mobilisasi penanganan ekonomi dan masalah sosial kurang menjadi prioritas
- Lembaga/negara Donor memiliki rentang waktu dan besaran dukungan yang terbatas, dan mempunyai kepentingan dan kebijakan
PRABAWA-PASAK
sebagai solusi
- Prabawa (Kharisma) Pasak justeru terletak pada ukuran yang kecil, bentuk nya yang menyerupai paku-tanpa kepala, kualitas bahan yang prima, dan fungsinya yang menyatukan balok dan atau kolom/pilar tanpa ia harus kelihatan
- Prabawa Pasak adalah langkah kecil dengan mimpi yang besar.
- Prabawa Pasak adalah Prakarsa Berbasis Warganegara-PenggalanganSumberdaya Lokal
PADA UMUMNYA PRABAWA PASAK
Berbasis pada pemerintah/donor Berbasis warganegara
Proyek oriented Berorientasi pd gerakan hati/nilai
Kepentingan pribadi) Kepentingan yang lebih besar (bersama
Strategi Konvensional Strategi inovatif
Kemandirian financial Kemandirian sumberdaya secara luas
Fund raising & Trust Fund Dev. Resources Mobilization, Pool & Development
NILAI LOKAL & UNIVERSAL
- Sedekah (memberikan kelebihan sumberdaya yang dimiliki secara sukarela kepada yang membutuhkan),
- Derma (pemberian kepada yang membutuhkan atas dasar kemurahan hati
- Ke-saling-an (Sasak : Siru – saling membantu, saling meringankan, saling membutuhkan dan saling mendukung atas dasar kesetiakwanan, kebersamaan, kerelaan/keikhlasan),
- Gotong Royong (penggalangan/pengumpulan sumber daya dengan mekanisme yang disepakati bersama atau telah ditentukan oleh adat, budaya dan agama
VISI
Terbangunnya gerakan sektor warganegara dalam penggalangan dan pemanfaatan sumber daya lokal yang berbasis warganegara, bersifat mandiri, saling berketergantungan dan berkelanjutan untuk mengatasi berbagai persoalan sosial dan pembangunan masyarakat sipil, khususnya di Kawasan Timur Indonesia (SanTirI)
MISI
Menggali, mengembangkan dan menyebarluaskan nilai – nilai lokal dan universal yang efektif
Membangun dan mengembangkan berbagai ”pilot” dan ”model” PraBaW – Pasak
Meningkatkan kapasitas dan kapabilitas model-model Prabawa-Pasak
Melakukan upaya-upaya untuk penyebarluasan
TUJUAN
Tujuan Umum:
Membangun gerakan untuk mengurangi ketergantungan dan mensinergikan berbagai kekuatan dan kemampuan warganegara (CSO/NGO)
Tujuan khusus :
Menemukan dan mendayagunakan nilai-nilai lokal dan universal
Membangun dan mengembangkan konsep dan system
Meningkatkan kualitas model-model Prabawa Pasak
Menjalarkan berbagai model dan memperluas dampak sosial
OUTPUT
- Adanya nilai-nilai yang dijadikan landasan dan pilar PraBaWa – PaSaK
- Konsep dan system Pengembangan PraBaWa – PaSaK semakin sempurna
- Terbangun dan berkembangnya berbagai model PraBaWa – PaSaK
- Prabawa Pasak menjadi gerakan
OUTCOME
- Adanya sejumlah besar organisasi yang mencapai “critical mass”
- Tumbuhnya basis – basis dukungan lokal yang bervariasi
- Jejaring para sejawat yang meluas dan berkualitas
- Konsep PraBaWa – PaSaK dapat menembus dunia global
- Jumlah yang berlipat akan memperjelas keberadaan lembaga Prabawa Pasak
STRATEGI
- Menggali, merevitalisasi dan menginternalisasikan kembali nilai-nilai lokal
- Mulai dan melanjutkan program/kegiatan yang sudah dirintis (mulai dari langkah kecil)
- pengembangan system dan media
PROGRAM STRATEGIS
- Pengembangan PUSAKA, Pusat Keberdayaa Warganegara (CRC, Citizen Resources Centre, NRC)
- SUTAN, Pengembangan Suri Tauladan- (Remode, Role Model Development)
- PUWAN, Pengembangan Pundi Warganegara (FASD, Financial Alternatif Sustainability Development, Lumbung Amal)
HASIL KERJA DAN KARYA
PUSAKA
- Citizen Resources Center (CRC) yang di NTB dinamakan NTB Resources Center (NRC) telah dibangun oleh beberapa pihak (resources) dan telah diimplementasikan.
- Penyempurnaan konsep, metodologi dan aksi dilakukan terus menerus dan diharapkan akan mendukung implementasi, replikasi, penyebarluasan di berbagai level dan perluasan hingga di Kawasan.
- Berbagai Resources (63 yang terdiri dari : resources aktif, pasif, terdaftar dan resources potensial) telah bergabung di NRC dan sekitar 10 resources telah menyatakan komitmen untuk PUSAKA di level KTI (NTT, Makasar, Papua dan Buton).
- Resources yang berbagung tidak hanya dari wilayah NTB, tetapi juga berasal dari Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Makasar da, Papua dan Buton.
- Penggalangan resources masih menggunakan sitem “ gethok tular” dan pengisian form, penggalangan melalui media cetak maupun elektronik belum dilakukan.
- Telah terhimpun beberapa calon beneficieries dan sebagian besar (hampir seluruhnya) telah terlayani, yang antara lain Pondok Pesantren Nurul Haremain (Pengembangan Lembah Madani), PUSAKA Aik Buka, Pondok Pesantren Al Istiqomah Kapu, Tanjung, SDN 31 Mataram, Banjar Temolan, Lombok Timur, Koperasi A;l Mubaroq dan Yayasan Kesejahteraan Dan Pemberdayaan Masyarakat (YKPM) Banyumulek, SMUN 2 Mataram, SMPN6 Mataram, Kelompok Arisan ANNISA Kopajali, Ampenan. Layanan yang telah dilakukan tersebut masih berkelanjutan. Sedangkan yang belum terlayani adalah Kelompok Pemuda Lembah Sempaga, Narmada dan PGRI Kecamatan narmada.
- Bidang layanan yang telah diimplementasikan adntara lain ; pelatihan pembukuan, capacity dan capability building, pelatihan CO, kehutanan, institutional building, manajemen perpustakaan, cross meeting 3 lembaga beneficieries, lokalatih strategic planning, perkoperasian, ke lsm an, pengobatan mandiri, pengenalan situs web (Infokom),
- Melakukan peran sebagai mediator dan fasilitator antara beneficiaries dengan pihak lain, termasuk channeling
- Di level Banjar (se tara RW/kampung), sedang dimatangkan oleh LHS (Lombok Heritage Society) dan di level desa sedang dirintis oleh PUSAKA AIK BUKA.
- Replikasi ke propinsi lain yaitu Sulawesi Tenggara sudah dirintis oleh resources dari Buton danpada bulan Agustus lalu telah ada 3 orang dari Buton yang magang di Santiri untuk belajar tentang ke lsm an
SUTAN
- Melalui proses seleksi yang ketat, terpilih “Banjar Temolan” sebagai SUTAN PRABAWA-PASAK (2004). Saat ini sedang dimatangkan dan ditingkatkan kapasitas dan kapabilitasnya oleh NRC
- Maret th 2006, telah terpilih 3 (NGO/CSO) SUTAN yaitu Radio Komunitas Primadona dari Bayan, Lembaga Musyawarah Nelayan, Gondang Lombok Barat dan Kelompok Pemerhati Hutan Desa, Hutan Re, Sumbawa. Setelah terpilih sebagai SUTAN, ditingkatkan kapasitas dan kapabilitasnya melalui workshop strategic planning tiga lembaga, cross meeting tiga lembaga, pelatihan business plan dan fund raising, mentoring dan monitoring serta dilakukan In House Training untuk managemen administrasi dan keuangan
- Untuk kemandirian yang lebih bermartabat serta keberlanjutan lembaga, telah dirintis usaha-usaha produktif, dengan melalui tahapan antara lain : inventarisasi kebutuhan dan potensi, study kelayakan dengan didampingi oleh Resources dan PuWaN, kemudian pelatihan. Setelah semuanya siap, PuWaN akan mendukung melalui dana stimulan. Sistem dan mekanismenya masih dibahas.
- Usaha produktif yang sudah dipersiapkan ; Rakom Primadona membuka bengkel sepeda motor dan Waserda, LMNLU produksi kerupuk dan abon ikan serta budidaya karang dan ikan hias , sedangkan KPHD Sumbawa budidaya keramba ikan
- Telah diterbitkan buku tentang ke tiga lembaga SUTAN tersebut dengan judul 3 Menguak Perubahan dan CD Profilnya sedang dalam proses penyelesaian
- Bersamaan dengan itu, pematangan konsep dan mekanisme sedang dilakukan, sehingga diharapkan bisa replicable.
PUWAN
- Walaupun dalam skala kecil, beberapa resources telah mengumpulkan modal untuk usaha produktif (out let sembako). Desember akan di evaluasi.
- Di NTB, telah terbentuk Lumbung Amal yang bersepakat untuk yuran minimal Rp 10.000/bulan bagi resources yang telah bergabung dan masyarakat luas bila ingin bersedekah
- Sambil pematangan konsep dan mekanisme selama 6 bulan, dana yang terkumpul selama itu dibiarkan dulu
- Untuk pematangan konsep akan dilakukan studi banding dan in house training bagi calon pengelola. Sebagai Trainer adalah Resources (Pengusaha) yang bergabung dalam NRC
CATATAN
Pematangan konsep dan uji terap Prabawa Pasak di dukung oleh Tifa Foundation dan Resources yang tergabung dalam NRC
Uji terap yang dilakukan baru di level Propinsi dan Banjar.
Pertanyaannya adalah :
- Bagaimana diimplementasikan di level Kawasan (KTI), Kabupaten dan Desa?
- Bagaimana replikasi di propinsi lain di KTI?
- Bagaimana keberlanjutannya?
Program Pendukung “PRABAWA PASAK”
- RUMAH ALIR (Rumah sebagai Wahana Aspirasi, Lumbung Ilmu dan Terminal Informasi Warganegara)
- Program : Diskusi tematik dan regular; Perpustakaan kota dan Desa, buku murah dan kampanye gemar buku, pendokumentasian dan penerbitan buku; Data Base, Web site, LAN, Radio komunitas dan (dalam rencana)
- RUMAH ALIR di level Propinsi NTB, didukung oleh ACCESS, jaringan, ISP swasta dan NRC
CITRA
(Cikal Tunas Wirausahawan):
- Fellowship (beasiswa)
- Pendidikan dan Pengembangan Wirausahwan Muda (Be Seed-Bussiness Entrepreneur dan Social Entrepreneur Education and Development)
Program ini masih dalam proses formulasi dan belum ada dukungan dari pihak luar
AWAN PESI
(Aliansi Wirausahawan untuk Perubahan/Pembaharuan Sosial)
- Bridging BE & SE (Penjembatanan Wirausahawan bisnis dan Wirausahawan sosial)
- Socially Justice System Development
Belum terformulasikan dan belum ada dukungan dari pihak luar
PENUTUP
- PraBaWa – PaSaK dan program pendukungnya, senyatanya sangat diperlukan keberadaanya di Indonesia, khususnya di Kawasan Timur Indonesia
- Melelui Kerja kecil dan pendekatan “hati” membuktikan bahwa yang ber’jarak’ dapat terjembatani
- Terjadi pergeseran dari kolaborasi yang bersifat temporer kearah permanen
- Strategi multi level (Nasional, Kawasan, Propinsi, Kabupaten, Desa dan Banjar/Kampung) layak atau relevan untuk didukung
- Pelibatan para pihak, menciptakan iklim yang lebih kondusif
Ambisius dan muskil ?
Barangkali
…
tapi
Dengan dukungan para pihak,
Rasanya,
tidak.









